November 19, 2025

Curacao Lolos ke Piala Dunia untuk Pertama Kalinya!



Jakarta -  Curacao berhasil lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Mereka berhasil setelah menahan imbang Jamaika 0-0.

Penentuan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF dimainkan pada Rabu pagi (19/11/25). Salah satu laga yang terpenting adalah di Grup B, antara Jamaika dan Curacao.

Jamaika butuh kemenangan untuk bisa lolos ke Piala Dunia, dan Curacao hanya butuh hasil imbang. Dan Curacao sukses melakukannya dengan menahan imbang pasukan pelatih Steve McLaren itu 0-0.

The Blue Wave menjadi negara dengan populasi terendah yang bisa lolos ke Piala Dunia, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Islandia.

Sementara Jamaika sendiri harus masuk ke babak inter-confederation play-off.

Momen-momen dramatis juga tercipta di grup lain. Di Grup A, Panama berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan El Salvador 3-0. Mereka berhasil lolos karena Suriname secara mengejutkan takluk 1-3 dari Guatemala. Ini membuat Panama menyalip Suriname di papan klasemen.

Tapi, Suriname mencetak satu-satunya gol di injury time lewat gol bunuh diri Nicolas Samayoa, dan gol ini sangat krusial.

Seperti yang diketahui, hanya dua dari tiga runner-up terbaik yang bisa lolos ke inter-confederation play-off. Suriname lolos karena unggul jumlah gol (9) dari Honduras (5) di Grup C, karena kedua tim sama-sama memiliki 9 poin dan selisih gol +3.

Sementara di Grup C, Haiti yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Nicaragua 2-0.

Skotlandia dan Austria Kembali ke Piala Dunia untuk Pertama Kalinya Sejak 1998

 


Jakarta - Banyak momen dramatis tersaji pada hari terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA (19/11/25). Ada lima tim yang berhasil memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026.

Salah satu dari lima tim itu adalah Skotlandia. Scott McTominay cs berhasil menang dramatis atas Denmark 4-2, membuat mereka menyamil Danish Dynamite di Grup C dan lolos langsung ke Piala Dunia 2026, sementara Denmark masuk ke play-off.

Lalu juga ada Austria, yang mampu bermain imbang 1-1 melawan Bosnia, membuat mereka mempertahankan puncak klasemen Grup H, sementara Bosnia masuk ke play-off. Untuk Skotlandia dan Austria, ini pertama kalinya mereka akan bermain di Piala Dunia sejak edisi 1998.

Dua raksasa, Spanyol dan Belgia juga berhasil memastikan diri lolos ke putaran final. Spanyol bermain imbang melawan Turkiye 2-2. sementara Belgia menang telak 7-0 dari Liechtenstein.

Pada laga lainnya yang krusial, Wales bisa membantai Makedonia Utara 7-1. 

Hasil ini tetap membuat keduanya lolos ke babak play-off, karena Makedonia Utara lolos berkat performa mereka di Nations League. Tapi, hasil ini membuat mereka masuk ke pot 4 dalam undian, sementara Wales masuk ke pot 2.

Sementara satu tim lainnya yang memastikan diri lolos ke putaran final adalah Swiss, yang berhasil menahan imbang Kosovo 1-1. Kosovo sendiri masuk ke babak play-off.


Berikut hasil lengkap matchday ke-10 Kualifikasi Piala Dunia 2026:

Hasil Matchday ke-10 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Minggu, 16 November
Hungaria 2-3 Irlandia
Portugal 9-1 Armenia

Senin, 17 November
Ukraina 2-0 Islandia
Azerbaijan 1-3 Prancis
Serbia 2-1 Latvia
Albania 0-2 Inggris
Italia 1-4 Norwegia
Israel 4-1 Moldova

Selasa, 18 November
Malta 2-3 Polandia
Rep. Cheska 6-0 Gibraltar
Belanda 4-0 Lituania
Jerman 6-0 Slowakia
Irlandia Utaral 1-0 Luksemburg
Montenegro 2-3 Kroasia

Rabu, 19 November
Rumania 7-1 San Marino
Belarus 0-0 Yunani
Bulgaria 2-1 Georgia
Spanyol 2-2 Turkiye
Swedia 1-1 Slovenia
Wales 7-1 Makedonia Utara
Kosovo 1-1 Swiss
Belgia 7-0 Liechtenstein
Austria 1-1 Bosnia
Skotlandia 4-2 Denmark

Timnas Jerman Cuma Underdog di Piala Dunia 2026

  


Jakarta - Timnas Jerman memastikan kelolosan ke putaran final Piala Dunia 2026 dengan sangat baik. Pada laga penentuan melawan timnas Slowakia, Die Mannschaft berpesta gol. Mereka menang 6-0 dalam laga di Red Bull Arena, Leipzig. Hasil itu membuat sebagian orang kembali memperhitungkan Jerman sebagai calon juara di Piala Dunia pada tahun depan.

Akan tetapi, pandangan berbeda datang dari Olaf Thon. Pria yang jadi bagian skuad Jerman Barat saat juara Piala Dunia 1990 itu menyebut Die Mannschaft hanyalah underdog di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko nanti. Dalam pandangannya, masih ada tim-tim yang lebih bagi dari armada pimpinan Julian Nagelsmann.

“Idealnya, kami dapat membuat kejutan. Namun, kami bukan favorit. Itu terlihat dari grup-grup lain di kualifikasi. Inggris, Belgia, Spanyol. Prancis, dan tim-tim lain lolos dengan mudah. Itu sebabnya kami hanyalah underdog,” urai Olaf Thon soal status timnas Jerman di Piala Dunia 2026 nanti seperti dikutip dari Sport1. “Menjadi juara Piala Dunia itu susah, tapi masih mungkin.”

Meskipun demikian, dia menilai hal itu sama sekali tidaklah buruk. “Datang ke Piala Dunia sebagai underdog belum tentu buruk. Ini sangat mengingatkan saya pada 1990 ketika Icke (Thomas) Haessler mencetak gol kemenangan melawan Wales tepat sebelum peluit akhir dan mengirim kami ke Piala Dunia,” kata Thon.

Bagi Olaf Thon, meskipun berstatus underdog, timnas Jerman punya potensi membuat kejutan di Piala Dunia 2026. Salah satu modal yang dinilai paling menentukan adalah kedalaman skuad. Dia menilai pelatih Julian Nagelsmann saat ini punya banyak opsi untuk setiap posisi. Hal ini akan meningkatkan persaingan di dalam tim dan berdampak positif pada performa di lapangan.

“Penting juga menciptakan dinamika yang meningkatkan performa. Ditekan oleh rekan setim akan sangat membantu. Itulah yang terjadi saat kami menjuarai Piala Dunia pada 2014, juga 1990. Kala itu, kami punya Uwe Bein, Pierre Littbarski, Andreas Moeller, Lothar Matthaeus, dan saya di lini tengah. Tak semuanya bisa terus main, tapi persaingan ketat meningkatkan performa individual,” ujar Thon lagi.

Hal serupa diungkapkan Matthaeus dalam kolomnya di Sky Sport. Dia menulis, “Jika Haessler tak main, Moeller masuk. Jika Littbarski absen, Bein main. Jika (Thomas) Berthold tak main, (Stefan) Reuter masuk. Di timnas saat ini pun hampir tak ada yang tak tergantikan. Tak ada yang mendapat garansi tempat. Ini menjaga fokus tetap tinggi hingga Piala Dunia dan semuanya ingin membuat pelatih terkesan.”

Saat ini, Jerman memang hanya punya segelintir pemain berkelas dunia. Namun, ada beberapa talenta yang mencuat pada musim ini. Sebut saja Lennart Karl, Said El Mala, dan Assan Ouedraogo. Dalam pandangan Thon dan Matthaeus, mereka bisa menjadi opsi menarik bagi Nagelsmann dalam menyusun skuad untuk Piala Dunia nanti.

PSMS vs PSPS: Saatnya Ayam Kinantan Akhiri Tren Buruk

 



Medan - Tanpa kemenangan di tiga laga terakhir membuat PSMS Medan mengusung misi bangkit. Menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Utama Sumut, Ayam Kinantan bertekad kembali ke jalur kemenangan, Rabu (19/11/2025) malam nanti.

PSMS wajib menang untuk menjaga asa lolos ke Liga 1. Meskipun tercecer di posisi ke-6 dengan koleksi 13 poin, PSMS tetap bertekad untuk maksimal di sisa laga putaran 2 dan 3.

Usai membawa pulang satu poin dari laga tandang kontra Tegal (1-1), pasukan Kas Hartadi langsung mengalihkan fokus. Pertandingan ini tak ubahnya menjadi laga hidup-mati bagi PSMS dalam menjaga asa promosi.

“Semua pemain siap tampil agresif. Meski laga besok tanpa penonton, kami tetap main agresif. Target maksimal!” tegas Pelatih Kepala PSMS, Kas Hartadi, dalam konferensi pers jelang pertandingan, Selasa (18/11/2025).

Mantan pelatih Dewa United itu mengingatkan skuadnya agar menjaga fokus penuh sepanjang 90 menit. Sayangnya PSMS terancam tak bisa menurunkan sejumlah pemainnya. Erwin Gutawa dan Ichlasul Qadri saat ini mengalami cedera hamstring. Sementara Reyki Fariz dipastikan absen karena kartu merah.

Sementara Kapten PSMS Kim Jeung Ho mengatakan timnya tak menaruh kewaspadaan hanya pada satu pemain saja. “Semua pemain Pekanbaru tetap kita waspadai. Jangan sampai lengah di menit-menit terakhir,” ujarnya, didampingi sang kapten, Jeung Ho Kim.

Kapten PSMS itu pun menyuarakan optimisme tinggi jelang laga. “Kami pasti akan memenangkan pertandingan. Pendukung memang tidak bisa hadir di stadion, tapi kami selalu bermain untuk mereka. Pendukung PSMS adalah yang terbaik di Indonesia! Kami pasti bawa pulang 3 poin!” tegas Kim.

Pada pertemuan sebelumnya di Rumbai, PSMS berhasil mencuri satu poin dari PSPS. Pada laga itu PSMS menyamakan skor menjadi 3-3 meski sempat tertinggal dua gol. PSMS wajib waspada karena PSPS saat ini sedang dalam tren positif bersama Aji Santoso. Jika lengah posisi PSMS bisa dikudeta lawan.

Bahkan di dya laga kandang terakhir kontra PSPS, PSMS belum pernah menang. Musim lalu PSMS ditahan PSPS di kandangnya dengan skor 1-1. Musim sebelumnya 0-0.

Timnas U-22 Indonesia Lagi-lagi Dipaksa Gigit Jari oleh Mali



Bogor - Timnas U-22 Indonesia lagi-lagi gagal meraih kemenangan atas Mali. Partai timnas U-22 vs Mali di Stadion Pakansari Bogor pada Selasa (18/11) malam WIB usai dengan skor sama kuat, 2-2.

Dua gol Mali ke gawang timnas U-22 diciptakan oleh Sekou Kone pada menit ke-12 dan 63′. Sementara, gol balasan Garuda Muda dicetak Mauro Ziljstra (38′) dan Rafael Struick (52′).

Ini merupakan kali kedua timnas U-22 gagal mengalahkan Mali. Pada Sabtu (15/11) lalu, Garuda Muda dipaksa menelan kekalahan 0-3 di Stadion Pakansari.

Dua hasil uji coba melawan Mali menjadi modal timnas U-22 untuk tampil di SEA Games di Thailand akhir tahun ini. Tim besutan Indra Sjafri rencanana dilaksanakan pada 3-18 Desember 2025.

Kegagalan mengalahkan Mali tidak membuat penggawa timnas U-22 Indonesia, Ivar Jenner, patah semangat. Jenner malah mengaku sangat senang dengan perkembangan permainan yang diperlihatkan Garuda Muda dalam dua pertemuan melawan Mali.

“Seperti yang kalian lihat, kami tidak hanya punya satu taktik. Kami memiliki taktik berbeda-beda yang bisa digunakan di pertandingan SEA Games dan masa depan,” kata Jenner selepas pertandingan.

Jenner belum pasti akan tampil memperkuat timnas U-22 di SEA Games tahun ini. Pasalnya, SEA Games tidak masuk ke dalam kalender FIFA dan tim berhak tidak mengirimkan pemainnya.

Jenner masih bermain untuk tim muda FC Utrecht. Nama Jenner sebenarnya sudah didaftarkan ke tim senior, namun ia masih belum mendapat satu pun kesempatan bermain sepanjang musim 2025-26.

November 18, 2025

Tatap 2 Laga Tandang Beruntun, Semen Padang Bawa 22 Pemain

 


Padang - Semen Padang FC sudah bersiap menatap dua laga tandang beruntun yang akan dijalani pada pekan ke-13 dan pekan ke-14 BRI Super League 2025/26. Sesuai jadwal, Kabau Sirah akan dijamu Persijap di Jepara pada Kamis (20/11) sore dan melawan Persik di Kediri pada Kamis (27/11).

Tim asuhan pelatih Dejan Antonic sendiri terbang dari Padang menuju Jepara pada Selasa (18/11). Akan menjalani dua laga tandang yang krusial, Semen Padang memboyong 22 pemain.

Di sektor penjaga gawang, ada nama Arthur Augusto dan Muhammad Farel. Lalu di lini belakang ada Angelo Meneses, Rui Rampa, Herwin Tri Saputra, Leo Guntara, Ricky Ariansyah, Samuel Christianson dan Zidane Afandi.

Sedangkan di lini tengah, ada Rosad Setiawan, Alhassan Wakaso, Dimas Roni, Ripal Wahyudi, Ambrizal Umanailo, Pedro Matos, Irsyad Maulana, Firman Juliansyah, Ferdiansyah, Febrian Tri Saputra dan Armando Oropa.

Sementara di posisi ujung tombak, Kabau Sirah memboyong Cornelius Stewart dan sang supersub Muhammad Ridwan.

Dari 22 nama ini, tidak ada nama Bruno Gomes dan Felipe Chaby yang sering menjadi andalan. Bruno Gomes absen akibat cedera paha dan Felipe Chaby sedang sakit.

Tanpa kedua pemain asing andalannya ini, tentu akan jadi ujian lebih bagi Semen Padang yang tengah berupaya untuk dapat bangkit.

Semen Padang sendiri hingga laga pekan ke-12 BRI Super League 2025/26 berakhir, masih berada di dasar klasemen sementara alias peringkat ke-18. Kondisi ini membuat pelatih Dejan Antonic menegaskan Kabau Sirah wajib segera bangkit untuk bisa keluar dari zona merah.

Saat ini Semen Padang baru mampu mengoleksi empat poin dari 11 pertandingan yang sudah dijalani. Hasil sekali menang, sekali imbang dan sembilan kali kalah menjadi bukti tim yang bermarkas di Stadion Haji Agus Salim, Padang ini tengah “terluka”.

Kabau Sirah saat ini sudah berpuasa kemenangan di sembilan laga beruntun. Bahkan tim dengan warna kebesaran merah ini mencatat delapan kekalahan beruntun di delapan laga terakhirnya.

“Dua laga berikutnya adalah kunci untuk kita. Pertandingan lawan Persijap di Jepara akan berlangsung ketat karena sama-sama ada di papan bawah. Dua laga nanti anak-anak harus sampai 150 persen serius,” ucap pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic.

November 17, 2025

Berlanjutnya Kebersamaan Rizky Ridho Bersama Persija

 


Jakarta - Persija dan Rizky Ridho sepakat untuk terus melangkah seirama hingga 2028, memperpanjang ikatan kontrak yang bermula sejak BRI Liga 1 2023/24. Perpanjangan kontrak ini adalah bentuk komitmen antara pemain yang berjuang dengan sepenuh jiwa, serta Persija yang telah memberinya ruang untuk tumbuh, berproses, dan berjuang bersama.

Sejak bergabung di BRI Liga 1 2023/24, Ridho telah menjadi fondasi utama pertahanan Persija. Keberaniannya di lapangan, ketenangannya dalam tekanan, serta semangatnya yang tak pernah padam menjadikannya sebagai nyawa penting bagi Macan Kemayoran.

Pada musim perdananya, BRI Liga 1 2023/24, Ridho dipercaya tampil dalam 24 laga dengan torehan satu gol dan satu assist. Musim berikutnya, BRI Liga 1 2024/25, ia bermain 32 kali dengan koleksi satu gol dan satu assist. Sementara di musim ini, BRI Super League 2025/26, Ridho telah memimpin perjuangan tim di seluruh laga, 11 pertandingan, juga dengan catatan satu gol.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, percaya bahwa kebersamaan Persija dan Ridho adalah sinergi yang akan terus memberikan efek positif.

“Ridho adalah pemain yang memiliki karakter kuat dan komitmen tinggi terhadap Persija. Kami ingin membangun fondasi tim dengan pemain-pemain yang tidak hanya memiliki kualitas, tetapi juga memiliki loyalitas dan berkarakter pejuang. Ridho adalah salah satu representasi terbaik dari itu,” katanya.

Dalam ikatan kontrak baru ini, kami pun memastikan akan mendukung Ridho jika suatu saat kesempatan bermain di luar negeri hadir untuknya,” tuturnya.
Sementara itu, Ridho pun bahagia masa baktinya di Persija berlanjut. Ia bertekad akan menuntaskan targetnya yang belum tercapai.

“Keputusan perpanjangan kontrak ini tentu saya komunikasikan bersama keluarga dan istri. Saya meminta restu mereka, dan syukurlah semuanya mendukung keputusan saya untuk tetap di Persija," ujar Ridho.

Perjuangan Persija dan Rizky Ridho sudah dipastikan terus berlanjut. Kini saatnya meraih sebanyak mungkin kemenangan, lalu menutupnya dengan indah di puncak.

"Dari awal saya datang sampai sekarang, mimpi saya cuma satu, membawa Persija makin berjaya dan bisa menjadi juara lagi. Semoga ada kesempatan agar bisa bermain di Asia ketika kami juara atau peringkat 1-2 dan bisa berjaya di sana. Saya berharap Persija lebih baik ke depannya.” 

Kesan Thom Haye Dibesut Pelatih Bojan Hodak Di Persib

 


Bandung - Gelandang andalan Persib Bandung Thom Haye mulai menikmati perannya di klub asuhan Bojan Hodak. Pada laga terakhir ia turut membantu Persib menang comeback 3-2 melawan Selangor FC di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26.

Thom Haye merasakan dinamika ruang ganti yang melihat sosok Bojan Hodak sebagai mentor. Ia adalah pembakar semangat, mentor yang selalu menaruh optimisme setiap laga meski tim saat tertinggal 0-2. Berkat instruksi, ide dan penyesuaiannya, tim mampu meraih hasil positif sejauh ini. 

“Saya merasa dia adalah mentor di dalam tim. Memang kadang di pinggir lapangan dia emosional, tapi menurut saya di dalam latihan dan ketika bersama pemain, dia adalah orang baik,” kata Haye. 

Hodak adalah pelatih yang bisa diajak berdiskusi, pemikirannya terbuka, lalu terkadang menjadi orang yang santai seperti keluarga. Sang profesor merasa dirinya punya relasi yang bagus dengan Hodak sejak pertama kali kedatangannya di tim, ia menyambut dengan baik dan menjelaskan berbagai situasi sulitnya. 

Kini Persib mulai menuai hasil positif enam kemenangan beruntun di BRI Super League 2025/26 dan ACL 2. Semua elemen di dalam tim kini bahu membahu untuk membuat Persib kembali berjaya musim ini. 

“Kami bisa berbincang dengan baik, dia juga sangat santai. Saya punya relasi yang sangat baik dengannya dan bisa dilihat di lapangan juga kami berjuang bersama. Kami semuanya memiliki chemistry yang bagus,” kesan mantan pemain Almere City ini. 

November 15, 2025

Gol Spektakuler Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025

 


Jakarta - Kabar membanggakan datang dari sepak bola nasional. Bek Persija Jakarta sekaligus bek andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho, resmi masuk dalam daftar nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat gol spektakulernya ke gawang Arema FC di ajang BRI Liga 1 2024/2025 lalu.

Gol jarak jauh yang tercipta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 9 Maret 2025 itu memang sempat menjadi salah satu sorotan dunia.

Ridho melepaskan tembakan dari area tengah lapangan dengan akurasi sempurna, membuat kiper Arema FC, Lucas Frigeri, tak mampu bereaksi. Aksi brilian tersebut kini diakui sebagai salah satu gol terbaik tahun ini.

Selain tampil impresif di level klub, Ridho juga memainkan peran penting dalam perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketangguhannya di lini belakang serta konsistensinya sepanjang laga menjadikan dirinya salah satu figur kunci dalam skuad Garuda.

Pada Puskas Award 2025, Ridho bersaing dengan nama-nama besar dunia seperti Lamine Yamal dan Declan Rice, yang juga masuk dalam daftar kandidat.

Secara keseluruhan, ada 11 gol dari berbagai kompetisi dan negara yang dipilih FIFA sebagai nominasi tahun ini.

Sebagai informasi, dukungan untuk Ridho juga dapat diberikan melalui proses pemungutan suara di laman resmi FIFA: https://www.fifa.com/the-best-fifa-football-awards/en/puskas-award

*Berikut Daftar Nominasi FIFA Puskas Award 2025:
Alejandro Sousa (Vitória vs Cruzeiro)
Alberto Deiola (Cagliari vs Venezia)
Pedro De La Vega (Cruz Azul vs Seattle Sounders)
Gonzalo Montiel (Independiente vs Independiente Rivadavia)
Mohamed Nasser (Al Ahly vs Pharco)
Javier Orrantía (Querétaro vs Atlas)
Thapelo Ribeiro (Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund)
Declan Rice (Arsenal vs Real Madrid)
Rizky Ridho (Persija Jakarta vs Arema FC)
Miguel Rodrigues (Kasımpaşa vs Rizespor)
Lamine Yamal (Espanyol vs Barcelona)

Oktober 28, 2025

Madura United Siap Tantang PSM



Bangkalan - Madura United FC merespon cepat kekalahan di kandang, lawan Persija Jakarta 0-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jumat (24/10/2025) lalu. Mereka langsung gerak cepat mempersiapkan diri untuk menantang PSM Makassar.

Pada laga pekan ke-11 BRI Super League 2025/26, Madura United akan bertandang ke markas PSM Makassar. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (2/11/2025).

Sebagai respon positif atas hasil minor, Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha cs hanya mendapatkan jatah sehari untuk rest recovery pada Minggu (26/10/2025), serta pemulihan setelah pertandingan di Madura United Training Ground (MUTG), Pamekasan, Sabtu pagi (25/10/2025).

Sejak Senin sore (27/10/2025), Pelatih Madura United Angel Alfredo Vera langsung gembleng anak asuhnya di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Hal itu sebagai upaya mematangkan persiapan untuk laga tandang terdekat.

"Persiapan cepat dilakukan untuk kami bisa lebih baik dan terus memaksimalkan waktu yang cukup panjang untuk pertandingan selanjutnya. Kami akan upayakan yang terbaik dan kerja keras di latihan," kata Asisten Pelatih Madura United Rakhmad Basuki, Selasa (28/10/2025).

Pelatih yang familiar dengan sapaan RB itu mengatakan, jajaran pelatih dalam komando Alfredo Vera telah mengantongi catatan atas kekalahan di hadapan publik sendiri pada pekan kemarin. Pelajaran tersebut akan menjadi modal dan arah pembenahan pada awal persiapan.

"Kami sudah punya catatan-catatan merah dari pertandingan sebelumnya. Itu jadi bahan kami untuk membenahi tim ini sebelum lawan PSM. Kami harus selesaikan ini demi hasil baik nantinya," tambah pelatih asal Pamekasan ini.

Selanjutnya, skuat Laskar Sape Kerrab ini akan mempersiapkan latihan sesuai dengan hasil analisis kekuatan dan kelemahan PSM Makassar.

Bali United Benahi Penyelesaian Akhir




Gianyar - Secara perlahan Bali United FC kembali merangkak naik ke posisi sepuluh besar klasemen sementara BRI Super league 2025/26. Tim menempatkan diri di posisi ke-8 dengan perolehan 13 poin, setelah pekan ke-10 meraih hasil imbang 0-0 saat melawan Persita Tangerang di kandang sendiri.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap menatap positif hasil imbang ini dan menilai pemain terus memperlihatkan perkembangan yang signifikan, terutama dalam menguasai tempo dan menjaga intensitas permainan.

Dalam statistiknya, tim unggul penguasaan bola hingga 55 persen, melepaskan 13 tembakan, dan 6 di antaranya tepat sasaran. Namun, rapatnya lini belakang Persita membuat semua peluang kandas.

“Saya tetap bangga dengan tim saya karena semakin hari perkembangan mereka semakin baik,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Sementara itu gelandang Bali United, Kadek Agung mengakui semua pemain telah berjuang maksimal untuk melanjutkan kemenangan, namun keberuntungan belum berpihak.

Seperti diketahui selama laga melawan Persita berlangsung, ia beberapa kali mengancam pertahanan lawan dengan tiga peluang emas yang sempat didapatkan.

“Namun ada kendala di soal pengambilan keputusan untuk penyelesaian akhir. Ini akan menjadi catatan untuk saya perbaiki di latihan agar pertandingan berikutnya meraih hasil maksimal,” ujarnya.

Untuk itu ia menegaskan bahwa seluruh pemain kini fokus memperbaiki kekurangan dan menatap laga berikutnya dengan semangat baru. Mempersiapkan diri menatap laga selanjutnya pekan ke-11 BRI Super League 2025/26 menjamu Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (1/11) mendatang.

“Kami harus memperbaiki kendala yang terjadi di laga terakhir agar bisa meraih kemenangan pekan depan,” pungkas Kadek Agung.

Carvajal Kembali Cedera, Menepi Hingga Awal Tahun



Madrid - Kapten Real Madrid, Dani Carvajal lagi-lagi harus mengalami cedera pada lutut kanannya. Ini membuatnya diperkirakan harus menepi hingga awal tahun.

“Setelah menjalani tes yang dilakukan oleh Layanan Medis Real Madrid terhadap kapten kami, Dani Carvajal, ia didiagnosis mengalami benda longgar di sendi lutut kanannya. Carvajal akan menjalani artroskopi,” tulis Real Madrid seperti dilansir dari laman resmi klub.

Pengumuman ini datang setelah Carvajal bermain dalam kemenangan 2-1 Real Madrid melawan Barcelona (26/10/25).

Lutut kanan Carvajal adalah lutut yang tahun lalu alami cedera ACL, yang membuatnya absen hampir sepanjang musim 2025-25.

Laporan dari The Athletic menyebut bahwa Carvajal harus menepi hingga Januari 2026, membuatnya akan absen di beberapa laga penting, seperti laga lawan Liverpool dan Man City di Liga Champions.

Beruntungnya bagi Real Madrid, Trent Alexander-Arnold yang sudah menepi selama beberapa pekan karena cedera sudah pulih.

Eks pemain Liverpool itu sudah berada di bangku cadangan pada El Clasico kemarin, tapi tidak dimainkan.

Jika Trent masih belum fit, Xabi Alonso bisa kembali memainkan Fede Valverde di posisi bek kanan atau Raul Asencio. 

Matheus Cunha Lega Ruben Amorim Berhasil Bangkitkan Manchester United



Manchester - Matheus Cunha sangat senang karena kepercayaan penuh Manchester United terhadap Ruben Amorim berbuah sangat manis. Cunha pun menyebut Amorim pantas mendapat pujian setinggi langit setelah membangkitkan The Red Devils dari keterpurukan.

Manchester United saat ini tengah berada dalam tren positif berkat catatan tiga kemenangan beruntun. The Red Devils pun kini duduk nyaman di posisi ke-6 klasemen Liga Inggris.

“Semua orang percaya penuh kepada Amorim. Dia selalu mendorong kami untuk tampil maksimal dalam setiap kesempatan. Sebelum kami meraih tiga kemenangan beruntun, dia selalu stress setiap harinya,” ujar Cunha dilansir dari laman Tuttomercatoweb.

“Dia pantas mendapat pujian setinggi langit. Kini, kami harus bisa mempertahankan tren positif ini. Saya bahagia sekali bisa menjadi bagian tim sekaliber United,” katanya menambahkan.

Cunha berhasil membuka rekening golnya bersama The Red Devils. Pada Sabtu (25/10) lalu, ia sukses menciptakan satu gol dan mengantar The Red Devils menang 4-2 atas Brighton.

Gol tersebut tentunya mengurangi beban besar yang ada di pundak Cunha. Pasalnya, ia mendapat serangan kritik cukup deras karena gagal membobol gawang lawan dalam tujuh pertandingan pertamanya.

“Akhirnya saya berhasil mencetak gol. Ini adalah momen yang sudah lama saya nantikan. Tentu saja saya ingin bisa memberikan kontribusi lebih banyak, tapi hal terpenting adalah kami mampu meraih kemenangan,” tegas Cunha.

Cunha bakal berupaya memperpanjang tren positif The Red Devils. Pada 1 November mendatang, mereka dijadwalkan melawat ke markas Nottingham Forest.

Oktober 27, 2025

Kata Ginanjar Wahyu Usai Cetak 1 Gol Untuk Bhayangkara FC



Lampung -  Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Ginanjar Wahyu mengaku, ia senang dan bersyukur bisa membantu timnya meraih kemenangan.

Ginanjar Wahyu menyumbangkan satu gol, saat Bhayangkara FC menang 2-0 atas Persijap Jepara di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (27/10).

Ginanjar mencetak gol saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Sedangkan gol kedua untuk Bhayangkara FC dicetak oleh Ilija Spasojevic di menit ke-81 melalui penalti.

Bahkan, dia mengaku cukup emosional setelah berhasil mencetak gol untuk Bhayangkara FC. Apalagi ia sempat melewati masa sulit akibat cedera.

"Tentunya saya sangat senang dan bersyukur atas hasil pertandingan ini, karena kami mendapatkan 3 poin. Ditambah lagi, saya bisa mencetak gol untuk tim," kata Ginajar usai pertandingan.

Bagi Ginanjar ini adalah gol pertamanya di Bhayangkara FC. Usai mencetak gol pemain berusia 21 tahun itupun sempat menangis.

Oleh karena itu, Ginanjar pun bertekad untuk menjaga konsistensi dan terus berkembang bersama The Guardian.

"Semua orang tahu bagaimana rasanya ketika melawati masa naik-turun. Apalagi setelah cedera dan sempat tidak bisa menikmati permainan seperti dulu," ujar dia menambahkan.

"Alhamdulillah sekarang saya bersyukur diberi kepercayaan dan dapat memaksimalkannya. Rasanya sangat bersyukur dan bahagia, sulit diungkapkan dengan kata-kata selain rasa bersyukur dan senang," kata Ginanjar.

Oktober 26, 2025

Penonton PSMS Terus Meningkat, Gubernur Bobby Dukung Industri Sepakbola


 


Medan - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menyatakan komitmennya mendukung perkembangan industri sepakbola di wilayah Sumut.

Apalagi, antusiasme masyarakat terhadap PSMS Medan yang merupakan klub sepak bola berjuluk "Ayam Kinantan" terus meningkat dari waktu ke waktu.

"Ini potensi yang luar biasa. Kita dorong agar industri sepakbola terus berkembang, karena pada akhirnya juga akan berkontribusi terhadap perekonomian Sumut,” ujar Bobby usai menyaksikan kemenangan PSMS Medan versus Persiraja Banda Aceh dengan skor 1-0 di Stadion Utama Sumut, Deli Serdang, Sabtu (25/10).

Menurut Bobby, hidupnya industri sepakbola juga memberi dampak positif bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil, terutama di sekitar kawasan stadion ini.

Semakin banyak penonton yang hadir, maka semakin besar pula perputaran ekonomi masyarakat.

Tercatat, jumlah penonton dalam lima laga digelar di Stadion Utama Sumut sebanyak 21.353 orang. Dengan capaian ini, Sumut menempati posisi kedua di wilayah Championship Barat untuk jumlah penonton terbanyak, setelah Sriwijaya FC.

"Hari ini penontonnya sekitar 4.000 orang, dan itu menjadi berkah bagi pedagang serta UMKM di sekitar sini. Saya juga melihat jumlah pedagang semakin banyak di setiap pertandingan,” kata Bobby.

Gubernur berharap stadion di Sumut bisa menjadi tempat yang ramah dan nyaman bagi semua kalangan, termasuk anak-anak.

Dengan begitu, masyarakat akan semakin antusias untuk datang dan menikmati pertandingan sepakbola secara langsung.

“Kita perlu meningkatkan kenyamanan penonton di stadion jika ingin jumlahnya terus bertambah. Saya lihat banyak orang tua membawa anaknya menonton, ini hal yang bagus. Mari kita jadikan stadion sebagai tempat yang aman dan menyenangkan,” tambahnya.

Kemenangan atas Persiraja Banda Aceh membawa PSMS Medan menempati posisi kedua klasemen dengan 12 poin dari tujuh laga, dan terpaut dua poin dari pemuncak klasemen Garudayaksa FC.

Erick Thohir Terima Masukan dari Ultras Garuda untuk Perbaikan Sepak Bola Indonesia




Jakarta - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bertemu dengan perwakilan Ultras Garuda Indonesia pada Sabtu (25/10) di Jakarta sebagai bentuk keterbukaan federasi terhadap kritik dan masukan dari para suporter setia Timnas Indonesia. 

Momen itu juga diunggah ke akun Instagram pribadinya pada Minggu, 26 Oktober 2025.  
Dalam pertemuan tersebut, Ultras Garuda Indonesia menyampaikan pandangan dan evaluasi terhadap perjalanan Timnas Indonesia. Tak kecuali kiprah di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang harus terhenti di babak keempat setelah menghadapi Arab Saudi dan Irak pada awal Oktober lalu.

Erick Thohir menegaskan bahwa setiap masukan dari publik, terutama dari para suporter, menjadi bagian penting dalam upaya membangun sepak bola nasional secara menyeluruh.
“Saya menerima masukan ini sebagai bentuk keterbukaan PSSI untuk kita bersama-sama membangun sepak bola Indonesia. PSSI perlu kerja sama dari berbagai stakeholder terutama suporter untuk kita membangun sepak bola Indonesia,” ujar Erick.

Sebelumnya, dalam sesi jumpa pers pada 24 Oktober 2025, Erick juga menegaskan bahwa PSSI akan selektif dalam menentukan pelatih yang sesuai dengan arah pembinaan sepak bola nasional.

“Tidak mudah mencari pelatih yang cocok dengan strata kepelatihan nasional yang sudah kita rancang. Kita ingin pelatih yang bisa membina dari U-20, U-23 hingga senior. Sepak bola itu ada naik-turunnya. Ada hasil yang memuaskan, ada juga yang tidak favorable. Tapi saya sendiri sudah bersikap gentleman, meminta maaf kepada Presiden Prabowo dan masyarakat setelah kegagalan di babak kualifikasi,” kata Erick.

Pertemuan dengan Ultras Garuda Indonesia ini menjadi bagian dari komitmen PSSI untuk terus membuka ruang dialog dan membangun kolaborasi dengan berbagai elemen suporter demi kemajuan sepak bola Indonesia.
Sebelumnya, PSSI juga sudah bertemu dengan Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PNSSI) dan LA Grande Indonesia, pada momen tersebut diwakili oleh Sumardji selaku Ketua Badan Tim Nasional dan anggota Exco PSSI.

Februari 11, 2025

Ambisi Sandy Walsh Agar Tak Bernasib seperti Pemain Indonesia Terdahulu




Jakarta - Sandy Walsh begitu ambisius dalam menatap babak baru dalam kariernya sebagai pemain setelah gabung Yokohama F. Marinos. Dia berambisi agar tak senasib dengan para pemain Indonesia terdahulu yang kesulitan berkembang di Jepang.

Teka-teki ke mana bek timnas Indonesia itu bakalan berlabuh akhirnya terungkap jua usai dirinya diperkenalkan sebagai pemain anyar Yokohama F. Marinos, akhir pekan lalu. Ini menjadi pertama kalinya Sandy bakalan berkarier di Asia.

Menarik memang menantikan aksi Sandy Walsh ketika membela Yokohama F. Marinos. Pasalnya, beberapa pemain Indonesia acap kesulitan dapat tempat utama di Jepang. Mulai dari Pratama Arhan hingga Justin Hubner yang sulir dapat menit bermain di sana.

“Jadi, ambisinya adalah beradaptasi dengan cepat. Untuk mendapatkan waktu bermain dan saya ingin menunjukkan bisa bermain di J-League secepat mungkin,” kata Sandy Walsh dikutip dari Statuspro_id.

Sandy Walsh merasa terhormat bisa dilirik dan bakalan bermain untuk Yokohama F. Marinos. Apalagi klub ini bergitu bersejarah di Jepang, telah lima kali rebut gelar J1 League, hingga 7 Emperor’s Cup

“Sangat bersemangat. J-League selalu menjadi kompetisi besar dan saya sangat ingin bermain (di Liga Jepang). Mendapatkan kesempatan ini dari ya, klub baruku adalah Yokohama F. Marinos.”Suatu kehormatan besar dan saya menghargainya. Saya tidak menerima begitu saja. Tapi saya akan bekerja sangat keras. Ya, saya sangat senang,” tuntas dia.

Februari 06, 2025

Depak Arsenal, Anthony Gordon Minta Newcastle ‘Stay Humble’

 




Jakarta - Bintang Newcastle, Anthony Gordon meminta rekan-rekan timnya untuk “stay humble” pasca kalahkan Arsenal dengan aggregat 4-0 di semifinal Carabao Cup (6/2/25). Gordon merasa para fans di St. James Park sangat membantu tim.

Newcastle mampu mengalahkan Arsenal dengan skor 2-0 pada semifinal leg kedua Carabao Cup di St. James Park. Dua gol dicetak oleh Jacob Murphy dan Gordon.

Ini membuat Newcastle lolos ke babak final dengan aggregat 4-0. Tapi Gordon meminta rekan-rekan timnya untuk “tetap rendah hati”.

“Rasanya luar biasa. Performa tim yang bagus dan kami meraih kemenangan. Fans kami tidak pernah dipertanyakan, mereka menyulitkan lawan dan kami melakukannya dengan cara yang benar,” ucap Gordon seperti dilansir dari Eurosport.

“Kami mempunyai rencana permainan yang kami pikir akan berhasil. Semua orang tahu kami menekan. Penting bagi kami untuk tetap rendah hati sekarang. Ini akan menjadi momen besar, tetapi masih sangat lama.”

Kalimat “stay humble” atau tetap rendah hati tentu bukan kalimat yang asing bagi fans Arsenal, khususnya saat-saat ini.

Karena itulah kata-kata yang diucapkan penyerang Manchester City Erling Haaland kepada pelatih Arsenal, Mikel Arteta setelah akhir yang dramatis dari pertemuan Premier League antara kedua tim pada bulan September.

Para fans Arsenal mengejek Haaland dan City dengan kata-kata itu ketika mereka mengklaim kemenangan telak 5-1 dalam pertandingan akhir pekan lalu.

Namun, Arsenal harus kembali down the earth setelah tak bisa berkutik di hadapan Newcastle dan membuat peluang mereka tanpa trofi musim ini semakin besar.

Februari 05, 2025

PBSI Gelar Seleksi Nasional 2025 untuk Rekrut Atlet Pelatnas

 


Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menggelar seleksi nasional (Seleknas) 2025 di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, pada 11-15 Februari, sebagai bagian dari program rekrutmen atlet untuk memasuki tahap kedua Pelatnas.

Berdasarkan keterangan resmi PBSI, Rabu, Seleknas ini terbuka bagi atlet tunggal dan ganda yang meraih juara dalam kejuaraan perorangan taruna tahun 2024, dengan pengecualian bagi atlet yang telah bergabung dengan Pelatnas sebelumnya.

Syarat lainnya termasuk atlet kelahiran tahun 2006 ke atas yang berada dalam peringkat 16 besar nasional Kelompok Taruna (U19) per 11 Desember 2024, serta atlet yang telah dipantau oleh Tim Pemandu Bakat.

Dalam Seleknas ini, atlet ganda diizinkan untuk bermain rangkap dan bertukar pasangan, dengan syarat bahwa pasangan tersebut harus masuk dalam 16 besar peringkat nasional dan memiliki kesepakatan tertulis antara atlet dan klub.

Sistem pertandingan Seleknas menggunakan format setengah kompetisi yang terbagi dalam empat grup. Juara dan runner-up dari masing-masing grup akan melaju ke babak playoff. Juara grup akan menempati posisi tetap dan runner-up akan ditentukan melalui undian.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian mengatakan Seleknas ini bertujuan untuk memantau standar pembinaan klub-klub bulutangkis di Indonesia serta melakukan proses regenerasi di berbagai sektor.

Dari juara Kejuaraan Nasional sebelumnya, tercatat nama-nama Muhammad Yusuf (tunggal putra dari PB AIC Kota Bekasi), Sausan Dwi Rahmadhani (tunggal putri dari PB Djarum Kudus), Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadha (ganda putra dari PB Dajrum, Kudus), dan Ardita Anjani/Titis Maulida Rahma (ganda putri dari PB Djarum Kudus).

Sementara itu, atlet ganda campuran M. Nawaf Khoiriansyah dan Luna Rianti Saffanah dari PB Gideon BA Jakarta telah dipanggil untuk masuk Pelatnas pada tahap pertama pada tanggal 20 Desember 2024.

Tim pemandu bakat atlet Seleknas PBSI 2025 dipimpin langsung Eng Hian, dengan dukungan dari Umar Djaidi dan Mulyo Handoyo sebagai Wakil Ketua dan Koordinator Tim Pelatih.

Anggota tim pemandu bakat meliputi Hendrawan dari PB Djarum, Bambang Supriyanto dari PB Jaya Raya, Harry Hartono dari PB Exist Badminton Club, dan Yoga Ukikasah dari PB Mutiara Cardinal.

Eng Hian menambahkan kriteria untuk masuk ke Pelatnas termasuk menjadi juara Seleknas dan memenuhi seleksi tim pemandu bakat yang akan memilih atlet berbakat dengan potensi khusus, diikuti dengan serangkaian tes seperti kesehatan, fisik, psikotes, dan tes IQ.

Nicolao Cardoso Ingin PSS Segera Kembali Ke Trek Kemenangan

 


Sleman - PSS Sleman sudah kembali menjalani sesi latihan reguler setelah diberikan waktu libur satu hari usai laga tandang lawan Borneo FC Samarinda pada pekan ke-21 BRI Liga 1 2024/25 lalu. 

Hasil buruk saaat bertandang ke Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (2/2) lalu berupa kekalahan dengan skor 0-1 jadi catatan tersendiri untuk skuat Super Elang Jawa.

Ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun yang dijalani PSS di dua laga terakhirnya. Kalah 2-4 di laga home atas Semen Padang FC dan dan takluk 0-1 dari Borneo FC. 

Ditambah hasil imbang 0-0 saat tandang ke Kediri melawan Persik membuat PSS sudah mencatat tiga laga terakhir tanpa kemenangan. 

Striker asing PSS, Nicolao Cardoso membagikan pandangannya mengenai hasil buruk PSS di tiga pertandingan terakhir. Dia juga memberikan gambaran tentang cara dirinya menjaga fokus pada pertandingan berikutnya.

“Menurut saya, pertandingan melawan Persik Kediri tidak bisa dinilai dengan kondisi yang ada saat itu. Tim PSS beradaptasi dengan secara baik dan kami tidak menyerah dengan situasi tersebut,” kata Nicolao Cardoso.

Mengenai dua pertandingan yang berakhir kalah bagi PSS, pemilik nomor punggung 24 di PSS itu menyatakan secara permainan proses berjalan baik.

“Dua pertandingan terakhir saya meyakini, kami melakukannya dengan baik. Hampir sempurna secara taktik tetapi kami melewatkan kesalahan individu baik di kotak penalti sendiri maupun di kotak lawan yang membuat kami kalah,” ucap Nicolao. 

“Saya merasa bertanggung jawab jika kehilangan peluang emas. Namun, hal ini tidak akan memengaruhi dorongan dan ambisi saya untuk pertandingan berikutnya,” dia menambahkan. 

Menjalani pertandingan berikutnya, PSS menjalani pertandingan kandang menghadapi Bali United FC. Evaluasi menjadi menu utama persiapan Nicolao Cardoso dkk setelah dua hasil kekalahan di pekan-pekan sebelumnya. 

“Evaluasi yang sudah dilakukan tim mencakup beberapa aspek penting, mulai dari analisis taktik hingga kesiapan fisik dan mental pemain. Tim harus menjaga semangat pengorbanan yang sama dan mengerjakan detail-detail kecil lebih banyak daripada yang kami lakukan saat ini,” pungkasnya.
© Copyright 2019 suarabola.id | All Right Reserved